Tampilkan postingan dengan label Elektronika. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Elektronika. Tampilkan semua postingan

Kamis, 29 Oktober 2009

Definisi & Pengertian Parity Check

Definisi & Pengertian Parity Check - Apa itu Parity check? Bagaimana Cara kerja dari sistem parity check itu?


I. Dasar Pemikiran Munculnya Parity Check

Ketika sebuah karakter atau data ditransmisikan dari terminal satu ke terminal yang lainnya ( kalo bingung apa itu terminal anggap aja komputer XD ) ,  rata rata data tersebut akan terkirim dengan suksesnya. Nah, yang jadi Pertanyaan bila terjadi sesuatu dengan data itu ditengah perjalanan, sehingga kode biner dari data tersebut berubah, bagaimanakah terminal tertuju tahu bahwa data tersebut tidak valid (Tidak sama dengan data yang sesungguhnya dikirm)?

Untuk menanggapi permasalahan yang seperti itu Dikenalkanlah Gambaran Umun yang Dinamakan Dengan " Metode Pendeteksian Error " atau yang kalau dibahasa inggriskan menjadi " Error Detection Methods ". Nah, Parity check sendiri adalah 1 dari demikian banyak metode pendeteksian error.


II. Konsep Umum & Cara kerja Parity check

Konsep umum dari parity check adalah sebuah sistem yang membuat pihak terminal tertuju tahu bahwa data yang iya terima tersebut sama atau tidak dengan data yang dikirim oleh terminal pengirim.

Caranya?  Pertama tama pihak pengirim  akan menambahkan 1 bit tambahan ( Atau yang Lebih dikenal dengan nama Parity Bit ) pada data, untuk menggambarkan karakteristik dari data tersebut. Nilai dari bit parity ( 1 atau 0 ) tidak diperoleh secara sembarangan ( Proses penentuan nilai bit parity akan dibahas pada sub bab III ).

Lanjut, dalam proses pentransmisiannya data tadi dikirim bersamaan ( data kita dan parity bitnya ) dan kita anggap data dapat terkirim dengan suskses. Pada Terminal Penerima Data kita dibaca dan Di dekodisasi ( di definisi kan ulang ) dengan cara yang sama seperti saat kita menentuan nilai parity bit di sisi pengirim. Lalu Hasil dekodisasi tadi dibandingkan dengan parity bit yang tadi sengaja dibawakan oleh pengirim. Gampangannya apabila hasil pembacaan ( Dekodisasi ) data terkirim sama dengan Parity bitnya maka data tersebut Dapat dianggap benar. Dan apabila diperoleh perbedaan nilai antara hasil dekodisasi dengan parity bitnya maka data dapat di klasifikasikan sebagai data yeng error, Lebih lanjut terminal penerima akan mengirimkan request pada terminal pengirim untuk mengirimkan ulang data yang terbaca error tadi. Masih bingung?? Tenang, contoh kasus akan dibeberkan pada ahir bab konsep ini.


III. Menentukan Nilai Parity Bit

Penentuan nilai parity bit ( apakah 1 atau 0 ) dilakukan dengan Meng-XOR kan semua bit yang ada pada data sepasang sepasang, hasil ahir dari Peng-XOR an seluruh bit ini lah yang dijadikan acuan untuk menentukan nilai dari parity bit yang akan ditambahkan ( jadi, belum tentu hasil peng-XOR an langsung dijadikan sebagai nilai dari parity bit ).

Masih ingat XOR ? Perhatikan tabel eksitasi / truth tabel berikut :


 ( Kiri = Tabel XOR ; Kanan = ilustrasi XOR Gate )

Seandainya saya mempunyai data yang berupa 1 karakter semisal huruf "M", yang menurut ASCII sama dengan 1011001, maka proses Peng-XOR annya = ((((((1 XOR 0) XOR 1) XOR 1) XOR 0) XOR 0) XOR 1) yang menghasilkan hasil ahir = 0. Bingung?? amati pencacahan dibawah ini:


1 XOR 0 = 1
1 XOR 1 = 0

0 XOR 1 = 1
1 XOR 0 = 1
1 XOR 0 = 1
1 XOR 1 = 0



Jika sudah paham betul prosesnya cukup dihafalkan saja hasil ahirnya, jika bit 1 pada data berjumlah genab maka keluaran ahirnya pasti "0", jika ganjil maka "1"

Gambar Skema Peng-XOR an data 7 bit :



B0 adalah bit pertama B1 adalah bit kedua begitu seterusnya

OK, setelah kita tadi dapatkan nilai bit dari hasil dari hasil peng-XOR-an data, barulah kita akan menentukan nilai dari parity bit data kita. Ada 2 metode yang sering digunakan yaitu Even Parity Bit dan Odd Parity Bit. Dalam Event Parity Bit, nilai parity bit sama dengan hasil peng-XOR an. sedangkan dalam Odd Parity Bit, Nilai parity bit merupakan komplement( kebalikan ) dari hasil peng-XOR an data.


IV. Study Kasus Parity Check ( Contoh Kongkret )

Budi dan Anto sedang chatingan satu sama lain, jelas keduanya sedang bercakap cakap dengan metode berkirim teks. Diasumsikan Metode Pendeteksian Error = Parity Check & Terminalnya Character-Oriented Transmission ( G usah bingung, g Ngerti juga GPP ).

Budi Mengetik Kata : Aku
Dalam Kode ASCII Berarti
A =  1000001
k =  1101011
u =  1010111

Dalam terminal Pengirim, Kata "Aku" Dianalisa Perkarakter "A" lalu "k" lalu "u". Dari masing masing huruf itu Masing masing ditambahkan dengan parity bit nya ( Asumsikan kita menggunakan Even Parity Bit ) Maka Data Akan berubah menjadi:

(A = 1000001  Setelah Di XOR kan, Hasilnya "0"  Karena kita menggunakan metode Even Parity Bit maka Parity Bitnya Bernilai "0", maka Kode biner huruf "A" ditambah menjadi A = 10000010)

A = 10000010
k =  11010111
u =  10101111

Data lalu dikirim dengan format berikut:
10101111_11010111_10000010


Karena suatu hal entah itu attenuasi atau distorsi dan noise noise lainnya Bit Bit tadi ada yang berubah dalam perjalanannya menjadi:
10101111_11010111_11000010

Pada Sisi Penerima Data tersebut dibaca sebagai kata "Cku" bukan "Aku" ( Lihat Tabel ASCII ), bila tanpa Metode Pendeteksian Error maka data tersebut akan dianggap valid dan tentu saja Anto menjadi Kebingungan melihat Tulisan Budi tesebut.

Mekanisme Pembacaannya:
1. Deret bit 1100001 Di dekodisasi sehingga menghasilkan bit "1" ( Tanpa Melibatkan Parity Bit nya )
2. Penerima membandingkan Hasil dekodisasi tadi dengan Parity bitnya. "1" dan "0", Karena tidak sama Maka Karakter Terdeteksi Error
3. Penerima Meminta data dikirim ulang, berharap data tidak rusak lagi.
4. Proses Diulang sampai data dianggap benar.


 

V. Kelemahan Parity Check



Jika Teman teman semua benar benar sudah paham apa itu parity check, maka sudah pasti teman teman tahu apa kelemahan dari sistem pendeteksi error yang satu ini, tidak akan saya jelaskan tetapi saya beri petunjuk " Bagaimana Bila Bit yang error pada data berjumlah genab? ". Silahkan dianalisa dan di pahami sendiri...... jika ada hal hal yang hendak ditanyakan silahkan hubungi saya ^_^


Demikian artikel ini saya susun, semoga Definisi & Pengertian Parity Check ini dapat berguna bagi saudara saudara semua ^_^
Sumber : Otak Saya [ Terimakasih Yang Sebesar Besarnya]
Gambar Di Cuplik dari " Data Communications, Computer Networks and Open System " Edisi ke empat karangan Fred Halsall


TAHUKAH ANDA, BUKU BSE DAPAT DIMILIKI SIAPA SAJA SECARA GRATIS TANPA MELANGGAR HUKUM ?
SEGERA KLIK DISINI UNTUK DOWNLOAD BUKU BUKU BSE LEWAT ARSIP KAMI

Minggu, 23 Agustus 2009

Materi Elektro : Jembatan Impedansi Universal

Jembatan Impedansi Universal -  Salah satu jembatan laboratonum yang paling bermaniaat dan terandalkan adalah jembatan impedansi universal. Beberapa konfigurasi jembatan yang dibahas sebegitu jauh tergabung di dalam satu instrumen yang mampu mengukur tahanan dc dan ac, induktansi dan faktor penyimpanan Q dari sebuah induktor, dan kapasitansi dan faktor disipasi D dari sebuah kapasitor. Sebuah contoh jembatan impedansi universal yang tepat diberikan pada Gambar diatas yang dengan jelas menunjukkan susunan berbagai alat kontrol di panel depan.

Jembatan universal terdiri dari empat rangkaian jembatan beserta sakelar-sakelar yang sesuai, detektor ac dan dc, generator ac dan dc, dan standar-standar impedansi. Rangkaian jembatan Wheatstone digunakan untuk mengukur tahanan ac dan dc. Kapasitansi diukur dalam sebuah kapasitor standar dan tahanan-tahanan presisi di dalam sebuah jaringan empat lengan beserta cara-cara untuk menentukan kerugian di dalam kapasitor yang tidak diketahui. Konfigurasi Maxwell digunakan untuk pengukuran in-duktor Q rendah dan jembatan Hay untuk pengukuran induktor dengan Q di atas sepuluh. Untuk pengukuran tahanan dc, digunakan sebuah galvanometer suspensi dengan sensitivitas arus sebesar 0,5 μA per divisi. Sebuah penguat selektifyangmengoperasikan tabung sinar elektron digunakan sebagai indikator nol bagi semua penguk uran ac. Terminal-termmal dilengkapi untuk hubungan ke detektor nol ac dan dc dari luar. Telepon kepala impedansi tinggi dapat juga dihubungkan dan digunakan sebagai detektor ac. Generator dc adalah sebuah sumber daya sederhana. Generator ac terdiri dari sebuah osi-lator yang menggunakan jaringan RC kontak tusuk (plug-in) untuk pemilihan frekuensi, dengan frekuensi 10 kHz. sebagai standar.

Materi Elektro : Jembatan Wien

Jembatan Wien - Pada posting sebelumnya kita telah membahas mengenai jembatan schering, jembatan maxwell dan jembatan hay. Nah, jembatan apa yang belum kita bahas? Yup! itu adalah Jembatan Wien.. berkat sebuah ebook dari http://fisikainstrumentasiukm.files.wordpress.com/ ahirnya saya dapat melengkapi arsip saya mengenai Definisi dan Cara Kerja Jembatan Wien.

Jembatan Wien dikemukakan di sini bukan hanya untuk pemakaiannya sebagai jembatan arus bolak-balik guna mengukur frekuensi, tetapi juga untuk berbagai rangkaian bermanfaat lainnya. Sebagai contoh, sebuah jembatan Wien kita temukan di dalam alat penganalisa distorsi harmonik (harmonic distortion Analyzer), di mana dia digunakan sebagai saringan pencatat (notch filter) yang membedakan terhadap satu frekuensi tertentu. Pemakaian jembatan Wien juga terdapat di dalam osilator audio dan frekuensi tinggi (high frequency, HF) sebagai elemen pengukur frekuensi (frequency determining element). Namun dalam bab ini, jembatan Wien dibahas dalam bentuk dasarnya yang direncanakan untuk mengukur frekuensi.

Jembatan Wien memiliki sebuah kombinasi seri RC dalam satu lengan dan sebuah kombinasi paralel RC dalam lengan di sebelahnya. ( Lihat Gambar )

Impedansi lengan 1 adalah Z1 = R1 – j/wC1. Admitansi lengan 3 adalah Y3 = 1/R3 +jwC3. Dengan menggunakan persamaan dasar untuk kesetimbangan jembatan dan memasukkan nilai-nilai yang tepat diperoleh:

R2 = ( R1 - ( j/wC1 ) ) R4 ( 1/R3 + jwC3 )

Dengan menguraikan bentuk ini diperoleh

R2 = R1R4/R3 + ( JwC3R1R4 ) - jR4/wC1R3 + R4C3/C1

Dengan menyamakan bagian-bagian nyata diperoleh

R2 = R1R4/R3 + R4C3/C1

yang berubah menjadi

R2/R4 = R1/R3 + C3/C1

Dengan menyamakan bagian-bagian khayal diperoleh

wC3R1R3 = R4/wC1R1

di mana w = 2pf, dan penyelesaian bagi f diperoleh

f  = 1 / 2p ( C1C3R1R3 )^1/2

Perhatikan bahwa kedua persyaratan bagi kesetimbangan jembatan sekarang menghasilkan sebuah persamaan yang menentukan perbandingan tahanan R2/R4 yang diperlukan, dan sebuah persamaan lain yang menentukan frekuensi tegangan yang dimasukkan. Dengan perkataan lain, jika kita memenuhi persamaan :

R2/R4 = R1/R3 = C3/C1

menghidupkan (mengeksitasi) jembatan dengan suatu frekuensi yang diberikan oleh persamaan

f  = 1 / 2p ( C1C3R1R3 )^1/2

Maka jembatan tersebut akan setimbang. Dalam kebanyakan rangkaian jembatan Wien, komponen-komponen dipilih sedemikian sehingga R1 = R3 dan C1 = C3. Ini menyederhanakan persamaan kesetimbangan menjadi R1/R4 = 2 dan persamaan frekwensinya menjadi

 f = 1/ 2pRC

Yang merupakan pernyataan umum bagi frekuensi jembatan Wien. Dalam sebuah jembatan praktis, kapasitor C1 dan C3 adalah kapasitor-kapasitor tetap, dan tahanan R1 dan R2 adalah tahanan variabel yang dikontrol oleh sebuah poros bersama. Dengan menetapkan bahwa sekarang R2 = 2R4, jembatan dapat digunakan sebagai alat pengukur frekuensi yang disetimbangkan oleh satu pengontrol tunggal. Pengontrol ini dapat dikalibrasi langsung dalam frekuensi.

Karena sensitivitas frekuensinya, jembatan Wien mungkin sulit dibuat setimbang (kecuali bentuk gelombang tegangan yang dimasukkan adalah sinus murni). Karena jembatan tidak setimbang untuk setiap harmonik yang terdapat di dalam tegangan yang dimasukkan, harmonik-harmonik ini kadang-kadang akan menghasilkan suatu tegangan keluar yang menutupi titik setimbang yang benar.

Semoga Artikel tentang Jembatan Wien ini membantu anda.... Terimakasih.

Materi Elektro : Jembatan Hay

Jembatan Hay - Setelah kita bahas mengenai Jembatan Schering dan Jembatan Maxwell , akan sangat tidak lengkap apabila tidak saya cantumkan artikel mengenai Jembatan Hay, definisi dan cara kerja jembatan hay akan tertulis dinisi maupun setelah mempelajari jembatan-jembatan yang lain.

Jembatan Hay (untuk pengukuran induktansi) pada Gambar diatas berbeda dari Jembatan Maxwell yaitu mempunyai tahanan R1 yang seri dengan kapasitor standar C1 sebagai pengganti tahanan paralel. Dengan segera kelihatan bahwa pada sudut-sudut fasa yang besar, R1 akan mempunyai nilai yang sangat rendah. Dengan demikian rangkaian Hay lebih menyenangkan untuk pengukuran Q tinggi. Persamaan-persamaan setimbang juga diturunkan dengan memasukkan nilai irnpe-dansi lengan-lengan Jembatan ke dalam persamaan umum kesetimbangan Jembatan.

Pada rangkaian Gambar diatas kita peroleh bahwa :

Z1 = R1 – (J/wC1); Z2 = R2; Z3 = R3; ZX = RX + JwLX

Dengan memasukkan nilai-nilai ini ke dalam persamaan kesetimbangan diperoleh

R1 - ( j / ( wC1 ) )( Rx + jwLx ) = R2R3

yang akan berobah menjadi

R1Rx + Lx/C1 - jRx/wC1 + jwLxR1 = R2R3

Pemisahan bagian nyata dan bagian khayal menghasilkan

R1Rx + Lx/C1 = R2R3

Rx/wC1 = wLxR1

Kedua persamaan terakhir mengandung Lx dan Rx, dan kita harus menyelesaikan persamaan-persamaan ini secara simultan.

Semoga bermanfaat artikel mengenai Jembatan Hay ini ya.... Sumber : fisikainstrumentasiukm.files.wordpress.com

Materi Elektro : Jembatan Maxwell

Jembatan Maxwell - Setelah sebelumnya kita membahas mengenai jembatan schering , maka dalam seri jembatan kedua ini saya akan memposting artikel mengenail jembatan maxwell, definisi dan cara kerja jembatan maxwell selamat menikmati.

Jembatan Maxwell, yang diagram skemanya ditunjukkan pada Gambar diatas, mengukur sebuah induktansi yang tidak diketahui dinyatakan dalam kapasitansi yang diketahui. Salah satu lengan perbandingan mempunyai sebuah tahanan dan sebuah kapasitansi dalam hubungan paralel, dan untuk hal ini adalah lebih mudah untuk menuliskan persamaan kesetimbangan dengan menggunakan admitansi lengan 1 sebagai pengganti im-pedansi.

Dengan menyusun kembali persamaan umum kesetimbangan jembatan, diperoleh :

Zx= Z2Z3Y1
Di mana Y1 adalah admitansi lengan 1. Dengan melihat kembali ke Gambar diatas ditunjukkan bahwa :

Z2 = R2; Z3=R3; dan Y1 = (1/R1) + jwC1

Substitusi harga-harga ini ke dalam persamaan Zx= Z2Z3Y1 memberikan :

Zx = Rx +jwLx = R2R3(1/R + jwC1)

Pemisahan bagian nyata dan bagian khayal memberikan

Rx = (R2R3)/R1 & Lx = R2R3C1

di mana tahanan dinyatakan dalam ohm, induktansi dalam henry, dan kapasitansi dalam farad.

Jembatan Maxwell terbatas pada pengukuran kumparan dengan Q menengah (1 < Q <10). Ini dapat ditunjukkan dengan memperhatikan syarat setimbang keduayangmenyatakan bahwa jumlah sudut fasa satu pasang lengan yang berhadapan hams sama dengan jumlah sudut-sudut fasa pasangan lainnya. Karena sudut fasa dari elemen-elemen resistif dalam lengan 2 dan lengan 3 berjumlah 0°, jumlah sudut-sudut lengan 1 dan lengan 4 juga hams berjumlah 0°. Sudut fasa sebuah komponen dengan Q tinggi akan sangat mendekati 90° (positif), yang menghendaki bahwa sudut fasa lengan kapasitif juga harus sangat mendekati 90° (negatif). Ini selanjutnya berarti bahwa tahanan R i ha-rus sungguh-sungguh sangat tinggi, yang bisa sangat tidak praktis. Dengan demikian kumparan-kumparan Q tinggi umumnya diukur dalam jembatan Hay.

Jembatan Maxwell juga tidak sesuai untuk pengukuran kumparan dengan nilai Q yang sangat rendah (Q < 1) karena masalah pemusatan kesetimbangan. Sebagai contoh nilai Q yang sangat rendah terdapat dalam tahanan induktif atau dalam kumparan frekuensi radio (RF) jika diukur pada frekuensi rendah. Sebagaimana dapat dilihat dari persamaan Rx dan Lx, pengaturan kesetimbangan induktif oleh R3 akan mengganggu kesetimbangan resistif sebesar R1 dan menghasilkan efek yang disebut setimbang bergeser (sliding balance). Setimbang bergeser menjelaskan interaksi antara pengontrolan-pengon-trolan, sehingga bila kita menyetimbangkan dengan R1 dan kemudian dengan R3 dan kembali lagi ke R1, kita mendapatkan titik setimbang yang baru. Titik setimbang nam-paknya bergerak atau bergeser menuju titik akhirnya melalui banyak pengaturan. Interaksi tidak terjadi dengan menggunakan R1 dan C1 sebagai pengatur kesetimbangan, tetapi sebuah kapasitor variabel tidak selalu memenuhi. Prosedur yang biasa untuk menyetimbangkan jembatan Maxwell adalah dengan pertamatama mengatur R3 untuk kesetimbangan induktif dan kemudian mengatur R1 untuk kesetimbangan resistif. Kembali kepengaturan R3 ternyata bahwa kesetimbangan resistif telah terganggu dan berpindah ke suatu nilai baru. Proses ini diulangi dan mem-berikan pemusatan yang lambat ke kesetimbangan akhir. Untuk kumparan-kumparan Q menengah, efek tahanan tidak dinyatakan, dan kesetimbangan tercapai melalui beberapa pengaturan.

Semoga bermanfaat, artikel tentang jembatan maxwell ini ya...

Materi Elektro : Jembatan Schering

Jembatan Schering -Kali ini kita akan membahas mengenai apa itu jembatan schering, definisi serta cara kerja jembatan schering. Artkel kali ini diambil dari fisikainstrumentasiukm.files.wordpress.com.

Jembatan Schering, salah satu jembatan arus bolak-balik yang paling penting, di pakai secara luas untuk pengukuran kapasitor. Dia memberikan beberapa keuntungan nyata atas jembatan pembanding kapasitansi. Walaupun jembatan Schering digunakan untuk pengukuran kapasitansi dalam pengertian yang umum, dia terutama sangat bermanfaat guna mengukur sifat-sifat isolasi yakni pada sudut-sudut fasa yang sangat mendekati 90◦.

Susunan rangkaian dasar ditunjukkan pada gambar diatas, dan pemeriksaan rangkaian menunjukkan suatu kemiripan yang kuat terhadap jembatan pembanding. Perhatikan bahwa lengan 1 sekarang mengandung suatu kombinasi parallel dari sebuah tahanan dan sebuah kapasitor, dan lengan standar hanya berisi sebuah kapasitor. Biasanya kapasitor standar adalah sebuah kapasitor mika bermutu tinggi dalam pemakaian pengukuran yang umum, atau sebuah kapasitor udara guna pengukuran isolasi. Sebuah kapsitor mika bermutu tinggi mempunyai kerugian yang sangat rendah (tidak ada tahanan) dank arena itu mempunyai sudut fasa yang mendekati 90◦. Sebuah kapasitor udara yang dirancang secara cermat memiliki nilai yang sangat stabil dan medan listrik yang sangat kecil; bahan isolasi yang akan diuji dapat dengan mudah dihindari dari setiap medan yang kuat.

Persyaratan setimbang menginginkan bahwa jumlah sudut fasa lengan 1 dan lengan 4 sama dengan jumlah sudut fasa lengan 2 dan lengan 3. Karena kapasitor standar berada dalam lengan 3, jumlah sudut fasa lengan 2 dan 3 akan menjadi 0◦+90◦=90◦. Agar menghasilkan sudut fasa 90◦ yang diperlukan untuk kesetimbangan, jumlah sudut fasa antara lengan 1 dan 4 harus sama dengan 90◦. Karena dalam pekerjaan pengukuran yang umum besaran yang tidak diketahui akan memiliki sudut fasa yang lebih kecil dari 90◦, maka lengan 1 perlu diberi suatu sudut kapasitif yang kecil dengan menghubungkan kapasitor C1 parlel terhadap R1. Suatu sudut kapasitif yang kecil sangat mudah diperoleh, yakni dengan menghubungkan sebuah kapasitor kecil terhadap R1.\

Persamaan kesetimbangan diturunkan dengan cara yang biasa, dan dengan memasukkan nilai-nilai impedansi dan admitansi yang memenuhi ke dalam persamaan umum kita peroleh,

Zx = Z2Z3Y1

Rx – j/ωCx = R2(-j/ωC3)(1/R1+jωC1)

Dan dengan menghilangkan tanda kurung,

Rx – j/ωCx = R2C1/C3 – jR2/ωC3R1 (8-30)

Dengan menyamakan bagian nyata dari bagian khayal kita peroleh bahwa

Rx = R2C1/C3 (8-31)
Cx = C3R1/R2 (8-32)

Factor daya (power factor, PF) dari sebuah kombinasi seri RC didefinisikan sebagai cosinus sudut fasa rangkaian. Denga demikian factor daya yang tidak diketahui sama dengan PF = Rx/Zx . Untuk sudut-sudut fasa yang sangat mendekati 90◦, reaktansi hamper sama dengan impedansi dan kita dapat mendekati factor daya menjadi :

PF ≈ Rx/Xx = ωCxRx (8-33)

Factor disipasi dari sebuah rangkaian seri RC didefinisikan sebagai cotangent sudut fasa dank arena itu, menurut definisi, factor disipasi adalah

D = Rx/Xx = ωCxRx (8-34)

Di samping itu karena kualitas sebuah kumparan didefinisikan oleh Q = XL/RL, kita peroleh bahwa factor disipasi D adalah kebalikan dari factor kualitas Q, dan berarti D = 1/Q. Faktor disispasi memberitahukan kita sesuatu mengenai kualitas sebuah kapasitor, yakni bagaimana dekatnya sudut fasa kapasitor tersebut ke nilai idealnya 90◦. Dengan memasukkan nilai Cx dalam persamaan (8-32) dan Rx dalam persamaan (8-31) kedalam bentuk factor disipasi diperoleh

D = ωR1C1 (8-35)

Jika tahanan R1 dalam jembatan Schering pada gambar diatas mempunyai suatu nilai yang tetap, piringan (dial) kapasitor C1 dapat dikalibrasi langsung dalam factor disipasi D. ini merupakan hal yang biasa didalam sebuah jembatan Schering. Perhatikan bahwa suku ω muncul dalam pernyataan factor disipasi (persamaan 8-35). Tentunya ini berarti bahwa kalibrasi piringan C1 hanya berlaku untuk satu frekuensi tertentu pada mana piringan di kalibrasi. Frekuensi yang berbeda dapat digunakan asalkan dilakukan suatu koreksi, yakni dengan mengalikan pembacaan piringan C1 terhadap perbandingan dari kedua frekuensi tersebut.

Semoga bermanfaat artikel tentang jembatan schering ini ya.... ^_^

Selasa, 11 Agustus 2009

Materi Elektro : Definisi & Struktur Kapasitor Kondensator

Kapasitor - Sudah banyak arikel yang menjelaskan mengenai apa itu kapasitor, bagaimana cara kerja kapasitor dan macam macam kapasitor. Oleh karena itu saya disini hanya menulis untuk sekedar review saja mengenai apa itu kapasitor. Adapun materi yang saya tulis kali ini banyak bersumber dari blog blog blogger lain, dengan sedikit penambahan dari saya.

Definisi & Pengertian Kapasitor / Kondensator

Kapasitor atau yang dapat disebut juga sebagai kondensator adalah suatu jenis komponen Rangkaian listrik pasif yang dapat menyimpan energi dalam bentuk medan listrik sebagai akibat dari pengumpulan ketidakseimbangan internal dari muatan listrik

Sejarah Kapasitor / Kondensator

Kapasitor ditemukan oleh penemu kapasitor yang bernama   Ewald Georg von Kleist  ( Oktober 1745 ). Pernahkah terlintas dibenak anda " Kok dinamai Kondesator?? " mengapa kapasitor sampai mempunyai nama lain kondensator?? adalah karena pada masa itu pada tahun 1782 dunia masih kuat akan pengaruh dari ilmuan kimiawi lainnya yaitu Alessandro Volta, yang berkebangsaan itali. Dimana pada masa tersebut segala komponen yang berkenaan dengan kemampuan untuk menyimpan suatu muatan listrik yang tinggi dibanding komponen lainnya ia sebut dengan nama Condensatore ( Bahasa Itali ).

Simbol Kapasitor / Kondensator

 Adalah simbol dari kapaitor non polar yang biasanya nilai kapasitasnya lebih rendah, tidak mempunyai kutub positif atau negatif pada kakinya, kebanyakan berbentuk bulat pipih berwarna coklat, merah, hijau dan lainnya seperti tablet atau kancing baju.

 Adalah Simbol dari kapasitor polar elektrolit yang mempunyai dua kaki dan dua kutub yaitu positif dan negatif serta memiliki cairan elektrolit dan biasanya berbentuk tabung.

Struktur Dari Kapasitor / Kondensator

Struktur dari sebuah  kapasitor / kondensator terdiri dari 2 buah plat metal yang dipisahkan oleh suatu bahan dielektrikum. Bahan-bahan dielektrikum antara lain : udara vakum, keramik, gelas dan lain-lain. saat kedua ujung plat metal diberi tegangan listrik, maka muatan-muatan positif akan mengumpul pada salah satu kaki (elektroda) metalnya dan pada saat yang sama muatan-muatan negatif terkumpul pada ujung metal yang satu lagi. Muatan positif tidak dapat mengalir menuju ujung kutup negatif dan sebaliknya muatan negatif tidak bisa menuju ke ujung kutup positif, karena terpisah oleh bahan dielektrik yang non-konduktif. Muatan elektrik ini "tersimpan" selama tidak ada konduksi pada ujung-ujung kakinya. Di alam bebas, phenomena kapasitor ini terjadi pada saat terkumpulnya muatan-muatan positif & negatif di awan.

Semoga Bermanfaat ^_^ ( Akan berlanjut ke posting selanjutnya )

Materi Elektro : Resistor

Komponen Dalam Rangkaian Listrik ( Resistor ) - apa yang akan kita bahas kali ini adalah dasar dari Rangkaian listrik, setelah sebelumnya kita bahas mengenai pengukuran tahanan sekarang akan saya ajak untuk membahas lebih mendasar mengenai apa itu resistor, definisi resistor, macam macam resistor, serta parameter - parameternya. Tapi sebelum itu akan kita bahas Definisi dari rangkaian listrik itu sendiri.

Definisi & Macam Komponen Dalam Rangkaian Listrik

Rangkaian listrik adalah suatu kesatuan susunan yang terdiri dari beberapa komponen yang mempunyai maksud dan tujuan tertentu. Dimana macam dari komponen rangkaian listrik dibagi kedalam 2 janis yaitu :
- Komponen Pasif  ( Resistor, Kapasitor, Induktor )
- Komponen Aktif ( Sumber Arus, Sumber Tegangan )

Karakteristik resistor

Notasi Resistor : R
Satuan Dasar Resistor : Ohm
Simbol Resistor :

Sifat & Cara Kerja Resistor

- Resistor akan bekerja dan akan selalu mendisipasikan energi bila ada arus litrik yang mengalir melalui resistor tersebut, energi akan didisipasikan dalam bentuk panas.
- Resistor yang dirangkai seri akan bersifat sebagai pembagi tegangan
- Resistor yang dirangkai peralel akan bersifat sebagai pembagi arus

Parameter Parameter Resistor

- Definisi Resistansi Resistor : 1. Besar kemampuan resistor untuk menahan arus listrik, 2. Merupakan nilai resistor dalam ohm yang diukur pada temperatur kerja 25 derajat Celcius.

- Definisi Power Rating Resistor : Satuan nilai yang menyatakan daya maksimum yang dapat didisipasi secara Kontinyu sampai temperature 70 derajat Celcius.
- Definisi Toleransi Resistor : Suatu nilai yang menyatakan penyimpangan maksimum yang diperbolehkan / dianggap wajar dari nilai nominal ohm dalam %

Macam Macam Resistor

A. Resistor Tetap :
- Resistor komposisi Karbon
- Metal Film Resistor
- Carbon Film  resistor
- Wire Wolend Resistor

B. Resistor Variable :
- Potensio Putaran Tunggal
- Potensio Putaran Ganda
- Trimpot
- Light Depending Resistor
- Thermistor

Tabel Nilai Kode Warna Resistor

kode warna nilai resistor diatas didasarkan  pada 2 jenis penilaian resistor yaitu 4 pita / gelang resistor dan 5 pita / gelang resistor. ( Tabel Warna Resistor )

Senin, 27 Juli 2009

Materi Elektro : Definisi Satuan

Definisi Satuan - Apa itu satuan? Satuan adalah suatu standard nilai untuk mendefinisikan sesuatu agar terdapat perbedaan antara satu dengan yang lain.

Tahukah kamu, asal dari mengapa 1 meter itu ya sepanjang 1 meter?? Siapa yang menentukan semua itu?? Pada Tahun 1700 para ilmuan menentukan berdasarkan kesepakatan bahwa 1 meter ialah 1/10 juta kali jarak dari equator ke kutub bumi. definisi yang khayal memang.. Oleh karena itu Pada tahun 1960 Para ilmuan mendefinisikan ulang pengertian 1 meter menjadi 1.650.763,73 dikali panjang gelombang radiasi garis ungu krypton 86. ( Planetnya superman bukan sih? )


( Lampu Krypton 86 )


Lalu bagaimana dengan 1 Kilogram?? ada yang tahu apa definisi yang mendasari bahwa massa 1 killogram itu ya sebesar 1 killogram??. Definisi 1 killogram adalah massa 1000cc air murni pada temperatur 4'C

Bagaimana dengan 1 second / 1 detik ???. Definisi / pengertian 1 detik adalah 1/86.400 dikali waktu rotasi bumi tehadap matahari. Mengapa harus dibagi 86.400?? tanyalah pada rumput yang bergoyang...

Satuan Turunan
Nah lebih lanjut, ada pula satuan yang dapat kita beri nama satuan turunan, apa itu satuan turunan?? definisi / pengertian satuan turunan adalah satuan yang dihasilkan dari hasil pengoperasian satuan satuan dasar ( meter, secon, dsb ).

Sebagai contoh adalah Satuan Gaya ( Newton ), 1 Newton diperoleh dari mengalikan nilai satuan massa dan percepatan ( m x a ), yang massa sendiri memiliki satuan killogram ( Kg ) sedangkan percepatan memiliki satuan meter per secon kuadrat ( m / s'' ). Ketika dikalikan seharusnya Satuan gaya memiliki satuan Kg x m / s '', tetapi untuk mempermudah proses kedepannya maka satuan tersebut disingkat menjadi Newton dengan simbol ( N ). Nah, newton tadi itulah yang disebut satuan turunan.

Satuan Faktor Pengali
Satuan faktor pengali digunakan untuk menghemat penulisan angka, semisal sebuah resistor memiliki  hambatan sebesar 1.000.000.000.000.000 Ohm, akan sangat lama menulisnya di sebuah kertas oleh karna itu hambatan tadi dapat disingkat menggunakan faktor pengali menjadi 1000 x 10^12 Ohm atau 1000 Terra ohm. Tabel perpangkatan dapat dilihat dibawah ini : ( Gimana ya cara buat tabel ?? )

Nama--------------Simbol----------------Faktor Pengali
Terra ---------------( T )--------------------( 10^12 )
Giga ----------------( G )--------------------( 10^9 )
Mega ---------------( M )-------------------( 10^6 )
Killo ----------------( K )--------------------( 10^3 )
Hecto ---------------( h )--------------------( 10^2 )
decca ---------------( da )-------------------( 10 )
deci -----------------( d )--------------------( 10^-1 )
Centi ----------------( c )--------------------( 10^-2 )
milli -----------------( m )--------------------( 10^-3 )
micro --------------( miu )--------------------( 10^-6 )
Nano ---------------( n )---------------------( 10^-9 )
pico ----------------( p )---------------------( 10^-12 )
femto ---------------( f )---------------------( 10^-15 )
atto -----------------( a )--------------------( 10^-16 )



Semoga Bermanfaat ^^

Selasa, 21 Juli 2009

Materi Elektro : Osiloskop Digital [ Osiloskop Part 3 ]

Osiloskop Digital - Setelak sekian lama Osiloskop series saya pending ahirnya saya berkesempatan menulis tentang cara kerja osiloskop digital setelah sebelumnya menulis cara kerja osiloskop analog dan Cara Menggambar Kurva Lissajous semoga artikel tentang osiloskop digital ini membantu teman teman semua.

Prakata Mengenai Osiloskop Digital
Dalam pemahaman kita mengenai osiloskop analog yang lalu, disitu dipaparkan bahwa gelombang yang akan dibaca langsung diberikan  ke rangkaian vertikal sehingga proses pembacaan yang kita lakukan bersifat realtime. Hal yang seperti itu tidak berlaku pada osiloskop digital. Osiloskop digital menggunakan konsep Penyamplingan dan Pendigitalisasian.

Cara Kerja Osiloskop Digital
Setelah sinyal masukan di sampling ( diambil nilainya dengan dicuplik secara berkala ), data data tersebut lalu di digitalkan dan kemudian disimpan bersama skala waktu gelombangnya di dalam memori. Pada prinsipnya osiloskop digital hanya menyuplik dan menyimpan demikian banyak nilai kemudian berhenti. Proses ini diulangi terus sampai osiloskop dimatikan.

Cara Penyamplingan Data Osiloskop Digital
Osiloskop digital atau yang biasa disebut dengan Digital Sampling Oscilloscope ( DSO ) mempunyai dua cara untuk menyampling gelombang masukannya, yaitu dengan metode Real Time Sampling dan Equivalent Time Sampling

Definisi Real Time Sampling Osiloskop Digital
Dalam metode real time sampling, digitizer pada osiloskop digital akan mengisi data ke dalam memori dalam satu event dari sinyal yang bersangkutan dan menggunakan sekumpulan data tersebut untuk menampilkan gelombangnya

Waktu waktu diantara cuplikan cuplikan dalam memori yang digunakan untuk menciptakan kembali peragaan gelombangnya dikatakan merupakan real time di antara cuplikan - cuplikannya saat dibutuhkan, Oleh sebab itu real time sampling dapat digunakan untuk sinyal sinyal yang sifatnya berulang atau bentuk tunggal, tetapi metode real time sampling ini tidak akan didapatkan suatu peragaan bentuk gelombang yang serupa dengan yang ada pada osiloskop analog, kecuali sinyalnya berupa sinus biasa atau gelombang segi empat.

Definisi Equivalent Time Sampling Osiloskop Digital
Equivalent time sampling merupakan metode yang digunakan osiloskop digital untuk mengambil data dari gelombang yang bersifat repetitif berfrekuensi tinggi. Equivalent time sampling memberikan suatu resolusi waktu equivalent ( Horizontal ) bagi suatu digitizer yang bekerja pada kecepatan yang jauh lebih tinggi. Ia bekerja dengan mengambil cuplikan - cuplikan melalui beberapa kejadian dari sinyalnya sampai semua memori terisi.

Contoh, sebuah osiloskop digital dengan kemampuan  penampakan 50 sampel tiap div ( horizontal ) - nya yang bekerja pada suatu dasar waktu ( Time Base ) 5 nano detik / div, waktu diantara setiap cuplikan adalah 5 / 50 nano detik atau 100 piko detik. ini akan setara dengan suatu kecepatan real time sampling 10 giga sampel per detik.


Akan berlanjut ke edisi berikutnya ya.... ^^
[ Di ambil dari STT Telkom ]

Senin, 20 Juli 2009

Materi Telkom : Definisi Bandwidth Bandwith

Pengertian Bandwidth - Lanjut ke topik selanjutnya yaitu Bandwidth. Bandwith adalah perbedaan antara batas frekuensi atas dan batas frekuensi bawah (cutoff frequencies) dari, contohnya, filter , chanel komunikasi, atau spektum sinyal. Dan diberi dengan satuan Hertz. Didalam sebuah chanel atau disebut sebagai sinyal, bandwith umum didefinisikan sebagai batas frekuensi atas. Bandwith dalam satuan Hertz adalah suatu konsep umum didalam berbagai bidang, termasuk bidang elektronik, bidang informasi,komunikasi radio, proses sinyal, dan spectroscopy.

Bandwidth (disebut juga Data Transfer atau Trafik) adalah data yang keluar+masuk/upload+download ke account anda. Misalnya anda menerima/mengirim email, asumsikan besarnya email yang diterima/dikirim adalah 4 KB, berarti secara teori, untuk bandwidth 1.000 MB (1.000.000 KB) anda bisa *kirim* 250.000 email atau berbagai variasi antara kirim/terima, 100.000 kirim, 150.000 terima. Ini hanya contoh untuk penjelasan bandwidth, pada kenyataannya, data yang keluar masuk ke account anda bisa datang dari pengunjung (yang mendownload halaman web anda ke PC-nya), atau anda upload gambar/file ke account anda dan sebagainya.

Jika anda mengenal Telkom Speedy, Bandwidth ini cara kerjanya sama dengan Kuota di Telkom Speedy. Hanya saja yang menjadi acuan bagi perhitungan kuota Telkom Speedy adalah data yang keluar/masuk ke PC/Modem ADSL anda, sedangkan di hosting acuannya adalah data yang keluar/masuk ke account atau domain anda.

Di dalam sistem komputer network dan berbagai jenis digital lainnya, definisi bandwith sering kali direfernsikan sebagai bits per sekon, contohnya, jaringan network, definisi ini didasarkan pada Hartley’s Law, suatu chanel capacity suatu fisik dari komunikasi bekorelasi dengan bandwith dalam konsep Hertz, beberapa di definikan sebagai analog bandwith.

Bandwith adalah kunci untuk konsep berbagai jenis aplikasi telepon. Di dalam komunikasi radio, contohnya, bandwith adalah jarak dari frekuensi berdasar pada gelombang pembawa modulasi, di mana optic merupakan gelombang individu (spectral line) atau keseluruhan spektral line.

Di dalam beberapa konteks proses sinyal, bandwith adalah sumber yang valuable dan sumber yang terbatas. Contohnya, sebuah penerima tuner radio FM menerima beberapa jenis frekuensi. Sebuah agensi (sejenis Federal Communications Commission di AS) mengatur izin broadcaster mengenai bandwith agar tidak terjadi crash antara broadcaster-broadcaster lainnya. Setiap transmitter memiliki tiap-tiap bandwith, menjadi komoditi masing-masing pemegang (Broadcasters).

Pada pengaplikasian yang berbeda memberikan definisi yang berbeda. Contohnya, satu definisi bandwith bisa saja range dari beberapa frekuensi. Ini biasa disebut sebagai pendukung suatu notasi matematis frekuentif. Satu notasi frekuensi bisa berkisar 3 dB dibawah jumlah maksimum, atau dibawah 10 dB rata-rata. Sesuai definisi dari width itu sendiri, akan banyak pengertian-pengertian lain yang bersesuaian dengan kegunaannya.

Berikut data grafik konsep Bandwith:



Ada juga pengertian-pengertian dalam pengaplikasian bandwith, berikut paparannya  : ( Diambil dari sebuah webhost terkemuka )

Istilah bandwidth selalu dipakai dalam penawaran paket hosting dari perusahaan hosting. Jadi apa itu bandwidth dalam dunia web hosting ? Berikut akan kami jelaskan pengertian bandwidth sehingga pengguna web hosting, terutama pelanggan kami, mengetahui dengan benar mengapa ada perhitungan bandwidth dalam setiap paket hosting kami. Ada dua definisi yang bisa digunakan untuk menjelaskan apa itu bandiwdth :
1. Bandwidth adalah besaran lalu lintas data yang diperbolehkan melalui website anda ke seluruh internet. Besaran bandwidth yang bisa disediakan perusahaan hosting ditentukan oleh koneksi jaringan mereka, baik yang melalui internal data center mereka maupun ke eksternal yaitu internet publik.

2. Bandwidth besaran transfer data yang diperbolehkan dalam suatu paket hosting. Misalnya anda memiliki halaman web sebesar 48KB, maka setiap pengunjung halaman web anda yang membuka halaman tersebut akan mengunduh/download informasi/data sebesar 48 KB ke komputer mereka. Jika ada 100 pengunjung ke halaman tersebut maka telah terjadi transfer data sebesar 4800 KB dari server dimana file anda berada ke komputer pengunjung. Jadi Bandwidth adalah istilah yang digunakan untuk menunjukkan besaran data yang telah ditransfer keluar dari kuota space hosting anda.

Seberapa besar bandwidth yang anda butuhkan ? Besaran bandwidth yang anda butuhkan tergantung dari 2 faktor:

1. Besar file dalam website anda. Semakin besar file yang akan diakses oleh pengunjung website anda, maka semakin besar kebutuhan bandiwdth anda.

2. Popularitas website anda. Semakin populer website anda, maka akans emakin banyak pengunjung yang akan melihat website anda dan semakin besar pula kebutuhan bandiwdth hosting anda.

Mau lihat lebih banyak??????????????

Download Via 4Shared - Pengertian Bandwidth ( PDF ) ( 133KB ) ( Indo )


Semoga Bermanfaat ^^

Materi Telkom : Definisi Sinyal

Definisi Sinyal - Mengejar target kawan.... seri dasar telekomunikasi ini saya perkirakan akan mencapai 15 postingan lebih... oleh karna itu langsung saja kita pelajari apa itu sinyal ( definisi ) dan ada berapa macam sinyal itu sesungguhnya....

Apa sih sinyal itu??, menurut Rec ITU - T G.701 , sinyal adalah suatu gejala fisika dimana satu atau lebih dari karakteristiknya melambangkan informasi.

Jenis Jenis Sinyal
Setelah kita mengetahui tentang apa itu sinyal, lalu ada berapakah jenis sinyal yang ada secara umum?. menurut hakikatnya sinyal terbagi menjadi ke dalam 2 yaitu Sinyal Analog dan Sinyal Diskrit 


Sinyal Analog ( Definisi )

Jenis sinyal yang pertama adalah sinyal analog , apa definisi / arti dari sinyal analog itu?? Sinyal analog adalah suatu sinyal dimana salah satu besaran karakteristiknya mengikuti secara kontinyu perubahan dari besaran fisik lainnya yang melambangkan informasi, secara fisik sinyal analog berarti selalu mempunyai nilai di sepanjang waktu. Karakteristik yang dimiliki oleh sinyal analog antara lain : Amplitudo, frekuensi dan fasenya.

( Contoh sinyal analog 1 )

( Sebuah sinyal analog tidaklah harus sempurna seperti pada contoh 1 )


Sinyal Diskrit ( Definisi )

Setelah kita mengetahui apa itu sinyal analog, lalu apakah yang dimaksud dengan sinyal diskrit ???, apa  sih definisi dari sinyal diskrit itu?? sinyal diskrit adalah suatu sinyal yang terdiri atas sederetan elemen yang berurutan terhadap waktu, dimana salah satu atau lebih karakteristiknya membawa informasi. Karakteristik dari sinyal diskrit adalah : Amplitudo, lebar dan bentuk gelombangnya.

( Sinyal diatas adalah contoh sinyal diskrit yang biasa disebut PAM [ Pulse Amplitudo Modulation ] )


Sinyal Digital ( Definisi )

Sinyal digital, sebenarnya apa sih sinyal digital itu?? apa definisi dari sinyal digital?? Sinyal digital adalah sebuah sinyal diskrit dimana informasinya dilambangkan oleh sejumlah deretan sinyal diskrit yang telah ditentukan jumlahnya.




Sekian & terimakasih ^^......

Minggu, 19 Juli 2009

Materi Telkom : Dasar Transmisi Sinyal

Jenis Pentransmisian Sinyal - Apa itu transmisi ? setelah sebelumnya kita membahas mengenai dasar sistem telekomunikasi , tahap selanjutnya akan kita bahas mengenai dasar dasar dalam pentransmisian sinyal, terutama macam macamnya.

Definisi Transmisi
Menurut Rec ITU-T G 701, Transmisi adalah perbuatan untuk menyampaikan sinyal dari satu titik ke satu atau lebih titik yang lain.

Macam Macam Transmisi
Berdasarkan banyaknya arah informasi yang dipertukarkan transmisi dibagi kedalam 3 yaitu:


* Transmisi Simplex *

Transmisi jenis ini adalah bentuk transmisi paling sederhana, konsepnya adalah Komunikasi satu arah contohnya adalah Radio atau TV.

* Transmisi Duplex *

 Transmisi jenis ini adalah bentuk komunikasi yang paling modern, konsepnya adalah Komunikasi dua arah dimana kedua belah pihak dapat berbicara langsung secara bersamaan tanpa harus bergantian. Contohnya adalah Telepon.

* Transmisi Half / Semi Duplex *

Transmisi jenis ini memakai konsep Komunikasi dua arah secara bergantian, contohnya adalah Walkie talkie, CB.


Berdasarkan arah transmisi informasi Transmisi dibagi juga kedalam 4 jenis yaitu :


* Transmisi Point to Point

 
Jenis Pentransmisian Sinyal paling sederhana dimana ada sumber informasi dan penerima informasi, contohnya adalah STL ( Studio to transmitter Link ) dan komunikasi antar tower Wimax.

* Transmisi Point to Multipoint / Broadcast *

 Contohnya adalah Stasiun Radio dan Stasiun Televisi.

* Transmisi Multipoint to Point / Data Collecting *

Contohnya adalah peristiwa pengumpulan data.

* Transmisi Conference *

Contohnya adalah peristiwa TeleConference.



Semoga Bermanfaat ^^

Materi Telkom : Dasar Sistem Telekomunikasi

Definisi Telekomunikasi - Setelah sekian lama tidak memposting apa apa ahirnya kesampaian juga untuk saya menulis sesuatu ( Sibuk Ngurusi Himatektro Computer Course 2009 ). Apa yang akan kita bahas kali ini? kali ini saya akan memposting materi baru yaitu seri telekomunikasi dan rangkaian listrik dasar, tetapi telekomunikasi duluan ya... ( materi SMA juga akan menyusul). Langsung saja.

Definisi Dasar Telekomunikasi
Telekomunikasi berasal dari kata Tele dan komun. Tele yang berarti Jauh dan komun yang berarti hubungan atau pertukaran informasi, berarti Telekomunikasi adalah peristiwa pertukaran informasi ( komunikasi ) dalam jarak yang jauh. Lalu apakah Sistem Telekomunikasi itu? adalah suatu kesatuan yang terdiri dari bagian bagian yang yang lebih kecil yang saling berinteraksi untuk mencapai tujuan tertentu yaitu pertukaran informasi. Alat Telekomunikasi ? adalah setiap alat perlengkapan yang digunakan dalam bertelekomunikasi. Lalu, bagaimana dengan  Perangkat Telekomunikasi Itu? adalah sekelompok alat telekomunikasi yang memungkinkan bertelekomunikasi.

Definisi Telekomunikasi Menurut RR, Rec.G.701-ITU-T
Adalah any transmission, emission, or reception of signs, signal, writings, images and sound or intelligence of  any nature by wire, radio, optical or other electromagnetic Systems

Definisi Telekomunikasi Menurut Undang-Undang ( UU No.36 Th1999 Tentang Telekomunikasi )
Setiap pemancaran, pengiriman, dan atau penerimaan dari setiap informasi dalam bentuk tanda tanda, isyarat, tulisan, gambar, suara, dan bunyi melalui kawat, optik, radio, atau sistem elektromagnetik lainnya.

Model Sistem Komunikasi Listrik Dasar

Yup, model komunikasi apapun yang kita jumpai sampai saat ini pasti memenuhi kaedah / Skema diatas yaitu Dimulai dari Pemancar lalu Media Transmisi dan Penerima. Mengenai penjelasan yang terperinci dari masing masing bagian tersebut akan dijelaskan kemudian.
Bentuk Operasional Sistem Komunikasi Listrik

* Telegraph ( Telegraf )
Merupakan Bentuk Telekomunikasi untuk transmisi dalam bentuk tulisan dengan menggunakan kode sinyal.


* Telephony ( Telephone )
Merupakan bentuk telekomunikasi untuk transmisi dalam bentuk pembicaraan, yang kebanyakan merupakan 2 arah .
 
* Televisi
Merupakan bentuk telekomunikasi untuk transmisi gambar diam atau gambar bergerak.



Semoga Bermanfaat ya... ^^

Sabtu, 04 Juli 2009

Eksperimen : Transmitter - Pemancar Radio AM Sederhana

Pemancar Radio Sederhana - Setelah sempat kita bahas penerima radio AM sederhana kurang lengkap rasanya kalau tidak dilengkapi dengan Rangkaian transmitter / pemancar AM sederhana. Ya dengan alat ini kita bisa bertindak selayaknya penyiar radio sungguhan, bagaimana cara membuat nya??

Alat alat yang dibutuhkan ialah :
1. Satu buah Kristal Oscilator 1Mhz ( Rp 25.000,00 )
2. Sebuah Trafo Audio 1000 Ohm ke 8 Ohm ( kalau tidak ada gunakan trafo IT 191 ) ( Rp 3000,00 )
3. Satu buah PCB bolong bolong biasa ( Rp Lupa )
4. Satu buah jek audio ( Phone Plug ) ( Rp Lupa )
5. Satu buah tempat / sarung baterai 9 V
6. Satu buah Baterai 9 V
7. Kabel bercapit buaya ( salah satu sisinya saja )
8. Kabel / apapun yang bisa jadi antenna / antenna juga gak apa apa ^^
9. Sedikit keahlian solder menyolder

Review Part :
Oscillator
Komponen yang bernama oscillator ini merupakan komponen utama dari alat yang akan kita buat. Bila ke dua kaki nya terhubung dengan sumber tegangan maka pada kaki yang satunya lagi akan terbangkit kan tegangan dari 0 Volt menuju 5Volt lalu ke 0 volt lagi dan begitu seterusnya sesuai dengan frekuensi yang tertera pada badan oscillator, di alat kita tertulis 1.000Mhz ( 1 mega hertz ) maka akan terjadi naik dan turunnya tegangan tersebut sebanyak 1.000.000 kali perdetiknya, Dalam dunia pertelekomunikasian sinyal inilah yang disebut dengan Sinyal Carrier.

Oscillator sendiri memiliki bentuk seperti kotak besi yang ke tiga sudutnya Tidak Runcing dan runcing pada salah satu sudut yang lain. Sudut yang runcing menandakan posisi dari kaki oscillator yang tidak terpakai. ( Dibuat seperti itu agar mudah memegangnya pada saat akan menyolder ).

Trafo Audio 1000 Ohm ke 8 Ohm
Komponen yang satu ini tidak kalah pentingnya dengan oscillator, bila oscillator berperan dalam menghasilkan sinyal carrier maka trafo audio ini juga berfungsi sebagai Modulator dengan cara menyesuaikan amplitudo dari sinyal informasi dan menumpangkannya ke sinyal carrier.

Skema Rangkaian AM Radio transmitter ( Pemancar Radio AM )


SANGAT SEDERHANA Pemancar AM ini BUKAN????? Berikut ini adalah gambar rangkaian yang sudah jadi :


Cara membuat Pemancar Radio AM ini :

1. Bila trafo yang anda beli benar maka pada salah satu sisinya akan menjulur 3 kawat tembaga dan pada sisi yang satunya hanya akan ada 2 kawat tembaga. Sisi dengan 3 kawat menjulur adalah sisi yang memiliki hambatan tinggi yaitu 1000 Ohm sedangkan sisi dengan 2 kawat menjulur adalah sisi yang berhambatan rendah 8 Ohm.


Jika di indonesia tidak ada kabel menjulur dari trafo, yang di isolasikan dengan isolator berwarna-warni seperti barang diatas. Tetapi untuk lebih mudah menjelaskan cara pembuatan, posisikan trafo anda seperti pada gambar dan anggap kabel tembaga pojok kiri atas adalah kabel warna hijau seperti pada gambar, begitu pula pada kabel tembaga pada pojok kiri bawah kita anggap kabel biru seperti pada gambar. ( Posisi 3 kabel menghadap ke arah kiri dan 2 kabel menghadap ke arah kanan )

2. Pasang Trafo audio tersebut pada PCB anda ( Lem atau apapun terserah ) dengan sisi hambatan tinggi menghadap ke luar ( lihat gambar ). lalu solderlah kabel warna hijau dan biru pada jek audio seperti pada gambar dibawah ini : ( jangan lupa untuk menutup kembali jek audionya bila sudah tersolder )


3.  Hubungkan kabel merah trafo dengan positif  baterai lalu kabel putih trafo dengan kaki oscillator sudut kiri atas. ( sesuai kesepakatan sudut yang runcing kita letakkan sebagai sudut kiri bawah ) ( Mau disolder atau tidak terserah saudara, saran saya disolder saja pada papan PCB supaya lebih kokoh )

4. Hubungkan negatif baterai dengan kaki oscillator sudut kanan bawah dan pada titik pertemuan itu hubungkan pula dengan satu kabel yang ber-capit buaya pada salah ujung nya. ( kabel bercapit hijau pada gambar ).

5. Hubungkan Kaki Oscillator sudut kanan atas dengan kabel bercapit buaya ( capit kuning pada gambar )

6. Terahir, Hubungkan capit kuning dengan antenna dan capit hijau dengan grounding yang bagus ( Ex: Tubuh anda ). Viola!! Alat anda siap beroperasi!!!

Cara Menggunakannya?????
Cukup mudah, sambungkan jek audio kita dengan sebuah sumber audio output misal: Nokia Express music atau speaker speaker simbadda. setelah itu pasang baterai dan coba dekatkan pemancar kita pada radio radio AM dijamin suara yang kita putar akan tertangkap oleh radio tersebut.

Bila kita ingin Memasukkan Suara kita?????
Cukup pergi kepasar genteng ( " Toko Karunia " Saya tidak promosi ) dan bilang "mbak beli  rangkaian Mic Compressor". Jangan lupa beli Condensator Mic + Baterai 12V nya sekalian... soalnya di rangkaian yang udah jadi itu g ada micnya, cuma lubang dua tempat nyolder micnya...  jadi harus beli sendiri.

Semoga Bermanfaat ^_^)
THX!!!

Update :
Setelah saya test dengan menggunakan Radio dengan di set pada frekuensi 1MegaHz jarak pentransmisian hanya sekitar 1 meter saja. Hal ini terjadi karena pentransmisian tanpa penguat sama sekali langsung dari oscilator saja.

Eksperimen : Receiver - Penerima Radio AM Sederhana


Simple AM Receiver - Wahh.... apa lagi yang kamu tulis yan??? ya, hari ini kita akan membahas bagaimana cara membuat Receiver / penerima radio AM sederhana. Sebenarnya ini adalah alat yang saya buat saat masa masa Final Project Praktikum Pengantar Sistem Telekomunikasi dan kebetulan gambar gambarnya dapat diperoleh dengan lengkap dari Sci-Toys.com.

Apa bahan bahan dalam membuat Receiver / Penerima Radio AM ini ???
1. Botol plastik yang kokoh. ukurannya bebas sih... tapi untuk proyek  kemarin saya menggunakan botol sisa jus Apel Sunfresh yang memiliki diameter kurang lebih 7,5 Cm. saran saya usahakan lebih besar dari itu agar frekuensi yang tertangkap lebih bervariasi.
2. 1 roll Kabel tembaga yang terlapisi dengan imel. Kalo bingung ngomong apa sama penjualnya bilang aja " Mas, kabel buat lilitan yang ada imelnya  ", dijamin ngerti orangnya. Buat apa menggunakan kabel yang berlapis imel?? Simple, supaya lilitan tidak short. Jika ditanya berapa diameter kabelnya gunakan saja diameter yang sudah saya uji yaitu 0,8 mm. Oh iya i hal lagi, di Indonesia biasanya imel akan berwarna Kuning tua keemasan, jadi jangan bingung mencari kabel berwarna hijau seperti pada gambar.
3. 1 dioda jenis germanium. Tipe yang dianjurkan adalah 1N34A tetapi saya kemarin muter muter di pasar genteng sulit sekali ketemunya, saran saya bila tetap tidak ketemu bisa mencoba tipe 1N60A [ Klik disini untuk Datasheetnya ] Sama fungsinya, sudah saya coba dan dapat berfungsi dengan baik. Di toko apa saya membelinya?? "Toko Mahameru" ( Pasar Genteng, Surabaya ).
4. Sebuah speaker berimpedansi tinggi. Dalam proyek kali ini kita menggunakan speaker yang ada pada gagang telpon, kalo anda tidak mau mengorbankan telpon anda, beli saja speaker yang selaputnya dari plastik warna bening bukan speaker2 biasa yang selaputnya dari kertas warba hitam yang hambatan dalamnya  [ Impedansi ] hanya 8 Ohm saja.
5. Beberapa kabel yang telah terpasang capit buaya. Kita banyak menggunakan ini karena kita ingin proyek kali ini bebas solder menyolder.
6. Antenna. Kita bisa menggunakan apapun untuk menjadi antena pokoknya besi yang panjang atau kabel telanjangpun bisa digunakan menjadi antena. Tetapi saya sarankan memakai antena TV Luar.


-------------------- Part1. Lilitan Penerima AM ( Receiver ) --------------------

Buatlah botol anda tampak seperti gambar dibawah ini!!!



Lubangi sebanyak 2 masing masing di bagian bawah dan atas botol, tidak usah terlalu bagus karena ini hanya  digunakan sebagai tempat untuk mengikat kabel lilitan yang tadi telah Anda beli.



Masukkan kabel lilitan kita dan keluarkan agak panjang dari lubang yang satunya kira kira 15 cm, jika terasa masih agak longgar ulangi loop satu lagi sampai kabel lilitan tidak bisa bergerak lagi. ( Sebenarnya ini tidak terlalu penting, pokoknya buat sedemikian rupa agar lilitan tidak bergeser saat dibuat nanti. )



Sekarang ambil bagian dari lilitan yang panjang dan lilitkan pada badan botol. Setiap 5 lilitan buatlah satu loop kecil, agar mudah selipkan saja pensil dililitan. ulangi terus sampai menyentuh bagian bawah dari botol.



Sudah tampak seperti pada gambar??? kalo sudah, jangan lupa untuk mengikat ujung ahir lilitan pada 2 lubang di bawah botol agar lilitan tidak kendur... lalu potong kabel pada ujung ahir dengan panjang yang sama dengan kabel yang menjulur pada sisi atas botol yaitu sekitar 15 Cm.



Jika sudah KUPASLAH IMEL yang menempel pada kedua ujung kabel yang 15 cm yang tadi dan pada loop loop kecil yang kita buat tadi, sehingga kabel tembaga yang asli terlihat.

Siapkan juga gagang telpon anda, potong kabelnya dan cari kabel warna merah dan putih.


-------------------- Part 2. Rangkaian AM receiver ( Penerima ) --------------------



Jangan Bingung melihat gambar diatas!!! lilitkan dioda yang anda beli di  kabel lilitan yang  15 Cm pada bagian bawah botol dengan kepala dioda yang hitam ke arah negatif speaker ( Kabel warna putih pada speaker ). Hubungkan juga kabel 15 Cm yang diatas botol dengan positif Speaker ( Kabel Merah ) lalu capitkan sebuah kabel capit buaya ( Capit Hijau pada gambar ) pada perhubungan tadi dan capitkan bagian capit yang satu lagi pada kabel buaya yang sama ke Grounding yang bagus ( Tanah atau Tubuh anda sendiri ).

Jangan lupa untuk mencapitkan 1 Buah kabel buaya lagi ke salah satu loop pada lilitan (  Capit Warna kuning ),  dan capitkan ujung yang satunya lagi ke Antenna TV.


------------------- Part 3. Testing --------------------

Jika semua komponen terhubung dengan benar maka saat kabel terhubung ke antenna dan Grounding yang di dapat bagus seharusnya kita sudah dapat mendengar siaran radio.

Cobalah untuk mengganti loop yang tercapitkan dengan loop sebelahnya, maka kita seharusnya akan dapat mendengar siaran radio dari frekuensi yang berbeda.

Semoga Bermanfaat ^_^)
Jika Ada yang ingin ditanyakan silahkan di comment  ya.....